IBX5B5E115A9BF4E

Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Jamsostek dan BPJS

Pernahkah anda menghitung seberapa berharganya kesehatan diri anda? Tentu sedikit sekali dari kita untuk menyadari seberapa berharganya kesehatan itu sendiri. Padahal kesehatanlah yang akan membawa kita untuk tetap menjalani kehidupan dengan berbagai aktivitasnya. Apabila kesehatan kita terganggu, dapat dipastikan berbagai aktivitas yang seharusnya kita jalani juga pasti terganggu.

Selain itu, ketika kesehatan kita terganggu atau kita jatuh sakit maka hal yang utamanya akan kita lakukan adalah mencari obat untuk menyembuhkan sakit yang kita derita. Pada akhirnya, kita harus mengeluarkan uang untuk membeli obat tersebut. Jika, sakit yang kita alami masih terbilang sakit yang ringan, tentu obat yang kita butuhkan juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Lalu, bagaimana jika sakit yang kita derita itu berat atau dapat dikatakan parah? Maka, tentu saja kita harus membayar uang yang lebih untuk pengobatannya. Terlebih lagi, jika harus sampai menjalani operasi yang memerlukan biaya sanga banyak. Tentu jika hal tersebut terjadi akan sangat mengkhawatirkan bukan? Seolah kita bekerja mendapat uang hanya untuk membiayai sakit yang kita derita.

Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Jamsostek dan BPJS

Itulah, mengapa kesehatan sangat berharga  bagi kita semua. Namun, terkadang kita harus mengeluarkan biaya untuk pengobatan bukan karena sakit, melainkan karna terjadi kecelakaan yang tanpa kita duga akan terjadi. Pada  akhirnya, kita juga harus mengeluarkan biaya yang tak terduga untuk mengobati diri kita. Di situasi yang seperti demikian, bagaimana jika kita tidak memiliki cukup uang untuk membiayai segala pengobatan yang ada? Sedangkan, tidak sedikit rumah sakit yang menolak pasiennya apanbila tidak memiliki dana untuk melakukan pengobatan. Sangat miris bukan?

Tetapi sekarang kita tidak perlu khawatir lagi karena sudah adanya polis asuransi jiwa atau asuransi untuk kesehatan kita, yang mana artinya akan ada yang membiayai keseluruhan pengobatan yang kita jalani. Asuransi kesehatan tersebut adalah BPJS atau Jamsostek. Asuransi BPJS atau kependekan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial diresmikan pada akhir tahun 2013 dan mulai dioperasikan pada awal tahun 2013, yang mana sebelumnya adalah Jamsostek atau Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Pada dasarnya, keduanya sama-sama merupakan asuransi kesehatan. Namun yang membedakan adalah badan yang menaunginya dan masyarakat yang dapat menggunakannya. Dimana Jamsostek dinaungi oleh perusahaan persero dan hanya tidak semua dapat menggunakannya, melainkan hanya masyarakat yang bekerja.

Sedangkan, BPJS merupakan asuransi yang dinaungi langsung oleh pemerintah, yang artinya seluruh masyarakat dapat mengoperasikannya asal telah mendaftar dan mengikuti syarat yang telah ditentukan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi jika terkena musibah seperti sakit ataupun kecelakaan, lalu harus pergi ke rumah sakit sedangkan tidak memiliki cukup biaya. Namun, sebagaimana yang berlaku pada asuransi lainnya, kita juga harus menyisihkan uang tiap bulannya untuk membayar BPJS tersebut.

Walaupun begitu, bayaran tersebut tidaklah besar dan menyesuaikan kelas-kelas yang ada, mengingat tujuannya adalah untuk mensejahterakan seluruh rakyat. Jika masih ada di antara kita yang belum memiliki BPJS, maka disarankan untuk segera mendaftarkan diri.

Berikut syarat-syaratnya yang mana terdapat pada laman BPJS.

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • KK (Kartu Keluarga)
  • Buku Tabungan (BNI, BRI atau Mandiri)
  • Foto 3x4


Demikian, ulasan mengenai asuransi kesehatan yang mana merupakan persiapan yang penting bagi kesehatan kita yang sangat berharga. Jangan sampai kita menyesal karena telah menyia-nyiakan kesehatan dan juga upaya untuk mengantisipasi apabila kita jatuh sakit.

0 Response to "Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Jamsostek dan BPJS"

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.