IBX5B5E115A9BF4E

Manfaat Surat Perjanjian Jual Beli yang Harus Anda Tahu

Dalam suatu transaksi jual beli, adalah hal penting untuk menepati kesepakatan antar kedua belah pihak, yakni penjual dan pembeli. Berkaitan dengan hal ini, maka dibutuhkan adanya suatu surat yang legal dan bisa menjadi pegangan bagi penjual dan pembeli.

Itulah sebabnya kenapa muncul istilah surat perjanjian jual beli. Terutama, bila transaksi Anda merupakan jual beli yang bernilai besar, maka sudah pasti surat perjanjian ini wajib ada dalam kegiatan jual beli tersebut. Hal ini berguna untuk menghindari kedua belah pihak dari adanya tindak yang merugikan.

Nah, berikut akan dijelaskan mengenai beberapa manfaat dari surat perjanjian dalam transaksi jual beli tersebut. Simak sampai selesai, ya!

Manfaat Surat Perjanjian Jual Beli yang Harus Anda Tahu

Syarat Sebuah Surat Perjanjian
Karena ini bukan merupakan surat yang main-main, maka juga ada syarat-syaratnya dalam membuat surat ini. Syarat-syarat tersebut antara lain seperti harus ditulis di atas kertas biasa ataupun kertas bersegel. Dalam surat itu pun harus dibubuhi dengan materai sebagai penjamin kelegalannya. Kemudian, dalam pembuatan surat perjanjian ini juga harus dilandasi dengan rasa rela, ikhlas, dan tanpa adanya paksaan dari mana pun.

Dalam pembuatan surat perjanjian jual beli ini juga seluruh isi dari perjanjian tersebut harus disetujui oleh kedua belah pihak yang terlibat, di antaranya penjual dan pembeli yang disaksikan oleh para saksi. Berikutnya, pihak yang membuat surat perjanjian tersebut haruslah sudah dewasa, dalam keadaan sadar, dan waras.

Syarat selanjutnya adalah mengenai isi perjanjian. Dalam surat ini, isi perjanjian harus jelas, tidak ada peluang multitafsir sehingga terjadi kesalahan paham atau ditafsirkan dengan cara berbeda. Syarat yang terakhir, tentunya isi dari surat perjanjian ini tidak boleh bertentangan dengan norma dan undang-undang yang ada.

Ciri-ciri Surat Perjanjian Jual Beli
Surat perjanjian ini juga memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakannya dari jenis surat yang lain. Adapun ciri-ciri tersebut, di antaranya adalah sesuai dengan landasan kesusilaan, hukum, dan mengikat kepentingan umum serta ketertiban. Kemudian, objek surat perjanjian jual beli dalam surat kontraknya selalu disebut dengan jelas.

Dalam surat perjanjian tersebut, salah satu pihaknya merupakan orang yang cakap dalam bidang ini. Lalu, judul kontrak dalam surat perjanjian pasti tertulis dengan jelas, singkat, dan padat. Begitu pula dengan pihak yang terkait dalam surat perjanjian ini, maka identitasnya disebutkan dengan jelas. Di dalam surat tersebut juga harus dijelaskan latar belakang kesepakatannya atau yang disebut dengan istilah retical.

Ciri yang lain dari surat perjanjian jual beli ini adalah isinya yang merupakan bagian dari perjanjian kontrak yang bersifat jelas. Isi perjanjian itu sendiri terdiri dari pasal dan ayat-ayat yang menerangkan kejelasan bagi kedua belah pihak. Surat tersebut juga membahas tentang penyelesaiannya bila terjadi sengketa. Ada pula tanda tangan yang jelas dari kedua belah pihak, tanda tangan saksi yang juga menyaksikan proses jual beli tersebut, juga terdapat salinan dari surat tersebut.

Kegunaan Surat Perjanjian
Tentu surat perjanjian ini penting sekali untuk transaksi jual beli, ya. Namun, masih banyak juga tentunya fungsi dan kegunaan lain dari surat ini. Misalnya, akan menciptakan ketenangan bagi pihak penjual maupun pembeli. Hal ini terjadi karena di dalam sebuah surat perjanjian ada kepastian untuk masing-masing pihak.

Kegunaan yang lainnya adalah untuk mengetahui dengan jelas mana batasan hak dan kewajiban kedua belah pihak yakni penjual dan pembeli tersebut. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk mengelak bila salah satu pihak tersebut ada yang melakukan pelanggaran karena semuanya sudah tertulis dalam surat perjanjian jual beli itu dengan jelas.

 Hal ini nantinya juga berfungsi untuk menghindari adanya perselisihan antar kedua belah pihak. Jika ada perselisihan yang terjadi, maka fungsi dari surat perjanjian adalah sebagai bahan penyelesaian perselisihan tersebut. Semuanya dikembalikan lagi pada isi dari surat perjanjian yang telah disepakati.

Unsur-unsur Surat Perjanjian
Adapun unsur-unsur dari sebuah surat perjanjian jual beli antara lain, judul surat perjanjian, misalnya Surat Perjanjian Jual Beli Mobil. Kemudian, Anda juga wajib mencantumkan hari dan tanggal dilakukannya transaksi jual beli tersebut. Ada juga pihak pertama yakni sebagai penjual yang harus mencantumkan identitas sesuai KTP. Pihak pertama ini juga mencantumkan barang yang akan dijualnya beserta spesifikasinya. Misalkan mobil, maka tulis merek, plat, warna, dan sebagainya.

Kemudian, ada juga pihak kedua yakni pihak pembeli. Cantumkan juga identitas dari pembeli sesuai dengan KTP yang dimiliki. Selanjutnya, ada pasal-pasal yang mengatur hasil mufakat dari kedua pihak ini. Pasal tersebut tentu yang berhubungan dengan transaksi jual beli semacam ini.

Unsur berikutnya dari sebuah surat perjanjian adalah adanya para saksi. Saksi biasanya dihadirkan empat orang yang juga dicantumkan identitasnya sesuai KTP. Ada jaminan atas dicantumkannya identitas para saksi tersebut dari pihak penjual maupun pembeli.

Unsur terakhir dalam surat perjanjian jual beli adalah adanya tanda tangan pihak pertama, pihak kedua, juga tanda tangan para saksi. Setelah itu, bubuhkan materai, biasanya menggunakan materai 6000 sebagai bukti bahwa surat perjanjian itu adalah surat yang legal dan tidak palsu.

Nah, itu dia seputar surat perjanjian dalam kegiatan jual beli yang harus Anda ketahui. Hal ini penting sekali, ya, apa lagi bila Anda melakukan transaksi secara online. Maka, surat perjanjian jual beli semacam ini bisa menjadi pegangan yang kuat bagi Anda untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Manfaat Surat Perjanjian Jual Beli yang Harus Anda Tahu"

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.